Blogger news

►ARTIKEL PILIHAN LAINNYA◄


Sunday, 6 June 2010

Red Light District Amsterdam - Surga Prostitusi





Pertama kali gue tahu tentang Red Light District di Amsterdam, Belanda adalah dari salah seorang sahabat gue. Ibunya memberitahu tentang tempat ini dan memberikan usul yang menarik untuk postingan di blog gue.
Bagi bangsa kita, cara ini memang tak lazim untuk menghibur para turis. 
Tapi jika kita memasuki sebuah kota di Amsterdam yang disebut Red Light District, pemandangan 'tak lazim' langsung kita jumpai di sudut-sudut jalan. Nuansanya merah, disana gadis-gadis pelacur terpampang di balik-balik kaca pada setiap etalase yang berjumlah ratusan dengan menggunakan pakaian yang menarik nafsu para pria (*baca: cuma pakai bra/lingerie) sambil berpose. bagi lo yang imannya nggak kuat, mending cabut aja haha . Wanitanya bisa kita pilih-pilih sambil berjalan kaki santai, ada yang ras-nya caucasian, negroid, sudah tua, masih muda atau bahkan wanita genduuuut dengan percaya diri memamerkan badannya. Bagi yang dibawah umur, bacanya jangan dilanjutkan ya...



Banyak-banyak istighfar aja lah lo pada, mau kiamat kali nih dunia..




Semua umur dilayani meskipun lo udah bangkotan sekalipun. Menurut gue, pria-pria yang memasuki etalase itu sudah kehilangan urat malunya, tapi disana beda ya.. hal seperti itu disahkan dan bagi para pelacur itu, itu mereka jadikan sebagai profesi yang dilegalkan dan mereka amat bangga menjalankan profesi prostitusi.



Di Red Light District kita bisa menggunakan sampan sambil mengelilingi Red Light District




Duh, bagi anda yang sepasang suami-istri atau pacar, mending jangan ke tempat ini karena sudah pasti para pria bisa lebih tertarik sama perempuan-perempuan pelacur yang terpampang secara bebas disana.
yang ada malah menghancurkan liburan kalian. hehehe




Oh, ya.. Sebenarnya kita tidak boleh mengambil gambar secara bebas di tempat ini karena bisa dikenakan denda. Tapi kok bisa ada gambar-gambar ini? yahhh.. ini sih nekat ngambil fotonya :P










Dipilih!Dipilih!!



Tempat lain yang bisa kita temui di Red Light District adalah toko ganja.




Ini adalah coffee shop yang utamanya tidak menjual kopi, melainkan ganja/chivas secara bebas.
Selain coffee shop, toko sex toys juga pastinya tersedia, kemudian ada sex museum.




Sekali lagi, hal ini dilegalkan oleh Belanda...
Maaf ya postingannya rada vulgar. Nggak ada salahnya kan berbagi informasi...

8 comments:

  1. iya gue pernah nonton kalo ga salah di film yg judulnya hostel, ada tuh dott, coba deh liat, tapi cuma beberapa menit aja scene yg di red light districtnya :p

    ReplyDelete
  2. Red Light District is a lifetime experience!
    But, to be sure to have a unforgettable time, you should check out this The Amsterdam Red Light Guide

    ReplyDelete
  3. aiiiiissshhhh,,,, emang dah deket mungkin kiamat ne...

    ReplyDelete
  4. waduhh...
    bulan2 puasa kayak sekarang ini, disana tetep buka gak ya??? xiixiixi... gak takut dirazia Satpol PP Syariah apa!!! hahahaha....
    emang ya budaya barat itu merusak budaya ketimuran kita...

    ReplyDelete
  5. klo kenasa ngajak2 yachhh..???

    ReplyDelete
  6. biasa ja deh, malah jijik bawaannya

    ReplyDelete
  7. Wajib kunjung nich... :D
    Kira' kalo liat pelacurny trus OnaNi d depanny gt boleh gag y..!?

    ReplyDelete
  8. Wajib kunjung nich... :D
    Kira' kalo liat pelacurny trus OnaNi d depanny gt boleh gag y..!?

    ReplyDelete

drop it comments,fellas!

:)

Related Posts with Thumbnails
}