Blogger news

►ARTIKEL PILIHAN LAINNYA◄


Sunday, 21 March 2010

Berbalas Puisi (Lagi)

Good Evening y'all...
Hampir 1 bulan yang lalu, gue ngeposting tentang puisi di blog gue yang satunya.
Seperti biasa, Renji membalas puisi gue.
Yang belum sempat membaca puisinya, gue copy lagi nih dibawah.
kali ini balasan puisi dari Renji menusuk perih hati gue dengan ciri khas bahasanya. hahaha... simak saja



crystallized elegy



pernahkah kau berpikir ketika kelak dunia meninggalkanmu
kau itu tak lepas dari sepi, aku tahu


memilukan..
kepada siapa aku berbagi tentang perasaan yang telah tercabik-cabik kemunafikan?


tak perlu kau membawa sinar itu untuk menerangi hatiku.
perasaanku telah habis untukmu.


mungkin terlalu kejam kukatakan semua ini ditengah serbuan luapan harapanmu yang
tiada habisnya menantiku


hatiku mengkristal tajam,
tak akan kulupakan segala ucapanmu yang menjatuhkanku ke titik terdalam
membius segala perasaan
engkau sang tervonis jahanam
nyanyian malam pun telah menyiratkan kepedihan secara kejam

kau ciptakan elegi berfondasi nada hitam kelam sambil kau menyeringai tajam
di sela distorsi pahit menyedihkan
hati ini kelu namun ku masih terbius bisu oleh tatapanmu
bibir ini terkunci rapat, ku hanya terbungkam diam
beri aku waktu untuk dapat kusiratkan semua,
membalas semua yang telah kau lakukan dengan naluri seorang yang tersakiti
perasaan ini berdarah-darah, tidakkah kau rasakan?




simpan maafmu, menjauhlah dariku
tinggalkan aku...


Dan ini balasan darinya :

legato on bleed major part II
doo bee doo bee dott's @ her cristallized elegy

lo mejor para ustedes que he ido, pero nunca será olvidada

apapun yang terjadi kelak ketika semesta berpaling dariku
seolah diri adalah perwujudan segala najis yang tak mereka ingini
tercampakkan,terabaikan,dan tak kelihatan
ku tak inginkan itu.kukira tidak juga dirimu


ku tahu kau juga rasakan
riuh redam pilu bergelora dalam pusaran rindu dendam
meratapi keping-keping kenangan lampau akan kebersamaan
dari balik naungan tembok rapuh yang kau sebut kemunafikan


tidakkah cukup yang telah kau saksikan?
karma pernah menghempasku dari puncak tertinggi kejumawaan
menyurukkan nuraniku pada timbunan puing-puing penyesalan
dan inilah aku..bersimpuh di ujung titahmu


inilah aku sang tervonis jahanam bagimu
Sang Maha Laknat yang tersudut oleh cecar penghakimanmu
yang jiwanya sedang kau rajam dengan kristal beku hatimu yang tajam
itulah diriku sang pesakitan dibalik topeng kepura-puraan.


seonggok raga yang letih dalam ketidakberdayaan
terpekur di muka pintu hatimu dengan segenggam bongkah pengharapan
meski tak cukup pijarnya untuk memberi terang yang kau dambakan
namun hangat pendarnya tulus menghiba untuk setetes embun pengampunan


demi alunan sendu yang disenandungkan gelapnya malam
semburat pedihku mengiringi kala kau memudar dibalik kabut kelam
meninggalkan sorot dingin menghujam dari tatapan nyalang
menanggalkan sosok yang selama ini bersamaku berbagi sayang


kau yang kini berjingkrak jalang diatas serpihan ode yang kupanjatkan
gemakan derap-derap dendam berdebam ditengah hening kebisuan
yang getarnya menyayatku perlahan namun sangat…sangat dalam..
getir senyumku tersungging untuk drama ini,sayang.kita telah bertukar peran..


dalam terpaan prahara saat dua tatap mata saling bermuara
kutemui sosok yang tak asing bagiku terpantul disana
seorang lelaki muda mengguratkan marka kekejiannya atas nama cinta
pada bocah yang beranjak dewasa dan mencampakkannya dalam dusta


sungguh bagiku dirimu kini tak jauh beda dengannya
dalam bungkam kau jejalkan benih api pembalasan dalam sekam kebencian
yang jelaganya lebih kelam dari nada-nada hitam pada elegi lara yang kau dendangkan
bukan ini yang kunantikan.bukan perempuan dimabuk dendam yang mencandu deritaku


tapi apalah daya.lelahku telah meraja tak berjejak setitikpun kuasa
tak lagi tersisa kata maaf dalam perbendaharaan untuk kupintakan


usai tuk sekarang aku ‘kan menyatu dengan kegelapan
tak kan lagi keberadaanku dapat kau rasakan.
namun di benakmu kisahku tak kan mungkin kau hapuskan..




the best of it all is that i have been there yet its never going to be forgotten

Renji YEAH!!! ,Surabaya 2010


2 comments:

  1. wehehehe,,seperti biasa..fvckn awesome words ,dott..:D

    ReplyDelete
  2. tulisanmu = inspirasiku.

    menusuk perih?aww,,aww,,gak kebalik tuh?sapapun orang yg kamu maksud di puisimu mungkin sekarang ngamar di mabes PMI ngabisin stok darah disana =))

    btw,lagunya bagus gak?mestinya aq interview dulu sebelum posting.look what you've done-nya kayaknya ngena banget b-(

    ReplyDelete

drop it comments,fellas!

:)

Related Posts with Thumbnails
}