Blogger news

►ARTIKEL PILIHAN LAINNYA◄


Monday, 7 September 2009

Roy Suryo adalah penipu. benarkah?

Yeah, Roy Suryo... kebohongannya di bidang telematika memang layak diacungi jempol :scream:
setelah gue cukup kesel pas dia bilang kalo blogger itu kebanyakan adalah pembohong dan disama-samakan dengan hacker, makin kesel lagi karena dia adalah orang yang bilang kalau blogger itu :
  1. Blog sifatnya hanya tren sesaat
  2. Blog tidak bertanggung jawab
  3. Blogger itu tukang tipu
wah, gimana nih kawan-kawanku para blogger? sakit hati ga? haha
oia,mau ketawa bentaran hahahahaha, jadi inget si deddy corbuzier ngamuk-ngamuk gara-gara trik sulapnya dibongkar dengan cara teknologinya roysur ,tapi si deddy ga trima. haha. bikin perang aje,nih.
akhirnya gue browsing sana-sini..
gue mau mix repost ya,gan.. gue ambil dari sini, sini, disini juga
silahkan simak,gan...





PREVIEW


Roy Suryo adalah orang awam yang menganggap dirinya sebagai pakar telematika. Nama lengkap berikut gelarnya adalah KRMT Roy Suryo Notodiprojo. Roy Suryo bisa menjadi terkenal karena kemampuannya menetek pada kebodohan segelintir wartawan di Indonesia yang malas melakukan cross check berita ke pakar yang sesungguhnya

GAYA KHAS

dalam membodohi publik, roy suryo biasanya menggunakan kata kata berikut :

* Metadata = Pemalsuan metadata artinya mengganti beberapa bagian dari isi pesan tersebut. Bener gag ne?
* 68% = 68% berasal dari pernyataan Roy Suryo bahwa dari seluruh anggota Friendster, 68%-nya adalah Palesu. Dan tentunya angka 68% ini berasal dari estimasi yang tidak berdasar.
Angka 68% adalah angka mistis paling populer dari Roy Suryo, tetapi selain 68%, ybs pernah mengeluarkan angka-angka mistis lain seperti 88%, 48% dan 28%.
* Trend Sesaat = Percayalah pada Roy Suryo, satu-satunya Pakar Telematika di INDONESIA bahwa Blog adalah Trend Sesaat™
* Tidak kompeten = dan merasa dirinya paling kompeten
* Katarsis
* Karakter Asinan = merupakan plesetan dari "Character Assassination", sebuah istilah yang sering dilontarkan Roy Suryo terhadap tokoh-tokoh protagonis.
* Norak = karena roy suryolah yang paling tidak norak
* Mendambakan Sesuatu Seperti Sediakala = pernyataan yang dilontarkan ketika dia menemukan lagu indonesia raya versi zaman penjajahan diserver milik belanda
* Kemane Aje Lu = khas sang ruy suryo
* Saya yakin bahwa itu palsu = karena roy suryolah pakar telematika yang terbaik
* Ke mana-mana ROY SURYO selalu ditemani benda pusaka: tiga handphone, sebuah handy talkie, dan laptop. Itu belum apa-apa. Delapan parabola dan sepuluh televisi ngendon di rumahnya—beberapa rakitan sendiri. Menurut dia, letak Indonesia di garis katulistiwa kerap dilewati berbagai satelit, "Bodoh kalau kita tak memanfaatkannya untuk gratisan," tuturnya sambil terbahak. Kesepuluh televisi itu ada di berbagai sudut rumahnya, termasuk di kamar mandi. Dan itulah tempat favoritnya membaca buku, atau mandi sambil nonton televisi.
* Cara tidurnya tidak biasa: tidur di atas jam tiga dini hari dan bangun pukul 05.00. Kesempatan lain untuk tidur di taksi atau pesawat. "Bukan waktu tapi kualitasnya," komentarnya soal tidurnya.
* perkataannya halus diawal
* tiba-tiba "meledak" walaupun disamarkan dalam kata2nya yg tetap halus
* dalam kalimatnya selalu ada narsisme
* selalu menyebut orang2 terkenal dlm commentnya
* bersandiwara seakan-akan ia hanya teman/kenalan RS walaupun dalam kenyataan tulisannya ia sangat memahami "who is"
* sering mengatakan "telah melakukan pengajian teknologi" dalam membuktikan suatu masalah


EJEKAN

sindiran yang manis buat roy surryo oleh beberapa komunitas :

* Kampret, ini adalah cara paling umum untuk menyebut gelar kebangsawanan KRMT
* Kermit, cara lain untuk menyebut gelar KRMT
* You Know Who
* Kutu KRMT
* KRMT = Keren Rapi Manis Terdidik
* Sang Pakar
* Pelawak Digital
* Pakar Pornomatika, karena kecenderungannya untuk melibatkan diri dalam berbagai kasus foto panas, seperti misalnya Bjah, Artika Sari Devi dlls.
* Sang Pembina, karena upayanya membina Priyadi dan Herman Saksono
* GildeRoy karena mirip dengan karakter Gilderoy Lockhart di Film Harry Potter
* Sang Tebar Pesona, karena seringnya tebar pesona bila ada sesuatu tentang telematika indonesia

the most hate man in maya world

g gak salah lagi
roy suryo adalah orang yg sangat dibenci oleh user dari dunia online bahkan dari semua perguruan IT
karena pertama dia terlalu bodoh dalam hal dunia IT
kedua
g bingung pemerintah merekrut dia
ketiga
masih banyak lulusan IT yg lbh pintar dibanding dia loh
keempat
semua hal yg dibicarakan telah menyesatkan dalam memberikan informasi yg benar
karena informasi yg dia berikan sudah bs dibilang basi loh
kelima
websitenya sering dihack
karena banyak orang membencinya loh

hal hal konyol ketika presentasi

hal² KONYOL yang ada di presentasi "you-know-who" :

1. Baru kali ini saya dateng ke seminar "IT / telematika" yang pembicaranya ngga ngasih tau pendidikannya dalam CV. si Roy cuma ngasih tau pekerjaan2nya aja. kayanya buat menyembunyikan fakta klo dia ga punya pendidikan formal / informal tentang IT

2. Bahkan dalam slide-slide awalnya, Roy suryo menggambarkan klo lanjutan 2G adalah java. padahal java kan bahasa pemograman?

3. si Roy ngakunya sebagai "Supervisor Website kepresidenan". Pas ditanya situs pribadinya, dia bilang ga ada, dulu ada tapi sekarang ga aktif. Bisa-bisanya dia jadi "Supervisor Website kepresidenan", website sendiri aja ga ada

4. Dia bilang klo metadata foto ga bisa diedit dan bisa dijadikan bukti keaslian foto digital. pas ditanya kenapa metadata bisa diedit pake ACD See, dia malah ngeles "kan ada software buat tau metadatanya udah diedit atau belum". Ga nyambung dan jelas2 berlainan statement si Roy itu

5. Setengah waktu seminarnya cuma abis buat nyeritain tas nya yang ilang dibandara pas naek adam air. Ga penting banget

6. Waktu diakhir acara dia tunjukin atap rumahnya yang penuh parabola. WTF


*untungnya, di sertifikat seminarnya ngga ada nama dia sebagai pembicara. padahal biasanya di sertifikat seminar selalu ditulis nama pembicara



baru terungkap di beberapa mailing list dan forum IT mengenai sipa roy
suryo sebenarnya:
Dia BUKAN dosen UGM, yang benar adalah pengajar tamu di Program D-3
Komunikasi UGM, mengajar Fotografi (itu pun saya duga hanya bbrp
semester saja, skrg saya cek ke sana sdh tidak dipasang ngajar lagi).
Terminologi dosen tamu ini sangat umum di UGM, terutama di program D-3.
Status kepegawaian KRMTRSN adalah PND/dosen di Institut Seni Indonesia
Jurusan Seni Media Rekam, para koleganya di sana sudah menganggap dia
"tidak ada" karena dia sangat tidak aktif di ISI. Bahkan dalam banyak
publikasi ia seakan-akan "menyembunyikan" statusnya sebagai dosen ISI.
Sewaktu ramai-ramainya orang menyoal masalah Y2K dulu, ia pernah
diminta oleh Bank BPD Yogyakarta untuk membenahi TI di sana, hasilnya
nol-besar. Berbeda dengan komentarnya di media, saat terjun langsung di
lapangan hasilnya nol besar.
Bila sedang menjadi pembicara seminar, dia paling sering minta soft
copy kepada pembicara lain, untuk "dijual" ke seminar yang lain. Untuk
itu, kepada para pakar yang kebetulan satu sesi dengan dia, jangan
sekali-sekali memberikan soft copy materi presentasi Anda kepada dia,
kalau tidak mau kecolongan.
Di komunitas fotografer amatir Jogja (HISFA) ia sudah tidak dianggap
lagi, bahkan sudah terlalu sering diumpat para anggotanya karena
ucapannya di media yang sering kebablasan.
Teman-teman sering menggunjingkan dia sebagai orang yang "menyibukkan
diri", ia orang yang sangat hiperaktif mengirim press release,
maklumlah karena tidak ada kesibukan lain. Katanya: bagi Roy membuat
press release yang sensasional lebih mudah daripada membuat anak,
hehehehe. Ia sudah menikah hampir 10 tahun, tetapi belum punya anak
juga
Selama ini ia selalu bilang "sedang dalam proses mengaktifkan kembali
account email [email UGM]". Saya berani taruhan, sampai kapan pun
account email itu tidak pernah bisa aktif lagi.
Kira2 tahun 1991-an, Tim IT PAU UGM membangun PUSKOM UGM. Waktu itu
orang yang melek internet masih sangat terbatas, maka dicarilah
mahasiswa atau alumni yang punya perhatian besar memajukan internet di
UGM (saya ingat persis waktu itu masih era Trumpet Winshock, dan
software2 kuno yang lain). Salah satu yang diundang adalah roy suryo
itu. Waktu itu para aktivis diberikan account email dengan domain
ugm.ac.id.
Nah, karena itu orang yang memiliki account ugm.ac.id tidak identik
dengan "orang dalam" di UGM. Siapapun (asal aktivis) waktu itu bisa
dibuatkan account email. Beberapa waktu kemudian, setelah Puskom UGM
dikepalai oleh Dr. Ahmad Djunaidi, beliau mengambil kebijakan bahwa
hanya "orang dalam" saja yang berhak menggunakan email ugm.ac.id.,
selain itu, bagi orang yang unit kerjanya di ugm sudah punya sub
domain, maka account harus menyesuaikan.
Akibat dari policy ini sangat jelas, bahwa orang-orang di luar UGM
tidak lagi diperbolehkan menggunakan alamat email UGM, terang saja
pembersihan inilah yang menggusur roy suryo dari account ugm.ac.id.
Menurut Pak Djunaidi, selama ini ada indikasi penggunaan email UGM
untuk hal yang tidak tepat, dimana banyak terjadi penyalahgunaan, maka
dilakukan penertiban. UGM sering mendapat komplain, pertanyaan,
klarifikasi, atau apapun tentang seseorang yang menggunakan nama besar
UGM untuk tujuan2 tertentu.
Roy suryo memang pernah mendaftarkan diri untuk menjadi dosen Fisipol
UGM. Kejadian ini kira-kira tahun 1991. Waktu itu Rektor UGM adalah
Prof. Moch. Adnan, dan Dekan Fisipol (kalau tidak salah) masih Prof.
Ichlasul Amal. Menurut teman-teman saya di Fisipol, salah satu
kegagalan roy suryo adalah karena indeks prestasi (IP) yang tidak
memenuhi syarat untuk jadi dosen UGM. Ini faktual !! Dalam rangka
memenuhi keinginan menjadi PNS, maka mendaftarlah ia menjadi PNS di ISI
yang waktu itu baru saja membuka program studi Seni Media Rekam.
Masuklah ia ke sana.
Salah satu topik yang sedang hangat adalah kasus foto telanjang nude
Artika Sari Devi. Jika berhubungan dengan foto-foto syur, maka tentunya
yang pertama maju adalah sang pakar gadungan Roy Suryo.
Seperti biasa, ucapannya tidak bisa dipegang (selalu berubah-ubah)
seperti beberapa cuplikan wawancara yang berbeda dalam pembahasan foto
Artika:
* Menyatakan bahwa foto Artika adalah asli:

"Saya bisa pastikan foto itu asli. Sebaiknya Artika tidak menyangkal hal ini".
"Foto itu saya jamin foto Artika asli, tetapi tidak diambil pada acara Miss Universe".
* Menyatakan bahwa foto Artika adalah tidak asli:
"Dari awal, saya sudah yakin foto itu tidak asli".
"Foto itu memang bukan foto Artika, tetapi ada oknum yang menempelkan wajah Artika ke foto tersebut".


"Foto itu memang bukan foto Artika, tetapi ada foto lain yang beredar
dengan foto Artika ditempelkan secara berjajaran dengan foto tersebut".

"Mestinya Artika tau kalo itu dari event lain di Thailand yang diadakan satu bulan sebelumnya".


Sungguh menyebalkan melihat seseorang menumpang ketenaran di atas
penderitaan Artika, apalagi cuma asal omong tanpa bukti yang jelas .
Roy suryo pernah mengatakan dalam suatu seminar gratis di kampus …
kalau metadata foto tidak bisa diedit dan bisa dijadikan bukti keaslian
foto digital.
Saat ditanya oleh salah seorang mahasiswa kenapa metadata bisa diedit
dengan software pengolah gambar ACD See, dia menghindar dengan
mengatakan "kan ada software buat tau metadatanya udah diedit atau
belum … ". Padahal tidak ada satupun software untuk mendeteksi apakah
Metadata sebuah foto pernah diedit atau tidak. Sulit dimengerti dan
jelas2 berlainan statement si Roy itu.
Berikut debat Pak Onno W. Purbo Vs Hi Roy ! yang semakin memperjelas kebusukan roy dalam dunia IT
TNP (Tabulasi Nasional Pemilu) memiliki semacam Newsletter yang
tersedia setiap hari dan dibagikan gratis oleh TNP pada media, salah
satu yang menarik di edisi terakhir ini adalah artikel pertamanya yang
meliput dengar pendapat tentang sistem TI KPU, dengan pembicara Onno W.
Purbo, Chusnul Mariyah (KPU), Basuki Suhardiman (KPU), Rahmat Zikri
(KPU), Mahmur Suriadiredja (Telkom), dengan moderator Erwin Ramedhan
(Kantor Menko Ekuin).
Artikel berjudul Temu Dengar TI KPU: Onno W Purbo Pun Geram ini memuat
bantahan dan serangan balik Onno Purbo pada so called pakar IT Roy
Suryo.
Roy Suryo seperti dikutip oleh media massa mengatakan ada sejumlah
kejanggalan dalam tampilan data IT KPU. Bahkan, menurut dia, ada
sejumlah data misterius yang nyelonong masuk ke komputer KPU.
Onno W Purbo: Sori Roy, metodologimu itu salah dan datamu lemah. Roy
Suryo sudah salah di tingkat metodologi. Roy mempersoalkan perubahan,
padahal justru perubahan adalah esensi data komputer KPU.
Mengawali komentarnya, Onno mengatakan pernyataan Roy Suryo tidak pada
tempatnya. Roy membidik sasaran tembak yang salah. Data KPU adalah data
yang terus berubah. Karena itu perubahan justru harus selalu terjadi.
Kalau Roy mau mempersoalkan TI KPU, bandingkan data yang ada di
komputer itu dengan data di setiap TPS.
Roy Suryo yang merasa terdesak (kalah dalam ilmu) mulai menyerang
dengan mempertanyakan Kang Onno, yang malam ini tampil tidak seperti
Kang Onno yang dia kenal (tampaknya Roy heran mengapa Onno membela KPU)
maka dengan suara menggelegar menggelegar Onno menjawab:
"Saya berdiri di sini untuk membela 17 ribu anak anak saya! Saya telah
mendidik mereka, dan mereka bekerja keras untuk pemilu ini. Saya tidak
rela hasil kerja keras mereka dilecehkan!"
Yang dibela Onno adalah para petugas data entry yang tersebar di
sebagian besar kecamatan di negeri ini. Harus memasukkan data hasil
pemilu ke dalam sistem komputer KPU, mereka adalah para siswa SMK,
guru, mahasiswa. Mereka telah bekerja keras selama ini meng-input hasil
pemilu dari setiap TPS di seluruh Indonesia. Sampai pagi ini, para
petugas itu telah menginput lebih dari 103 juta suara dalam proses
pemilihan presiden (Pilpres) putaran pertama ini.





inget kejadian tahun lalu ga,kawan? pas situs depkominfo diacak-acak situsnya? huh. nih ada blog yang membahas soal tersebut...


Situs Depkominfo diacak-acak ter-deface (berubah wajah) sepekan setelah disahkannya Undang-undang Transaksi dan Elektronik (ITE)
Pelaku deface menayangkan foto cowok bertelanjang dada, wajahnya berupa pria berkumis dengan rambut poni panjang menutupi sebagian keningnya. Saya sendiri tidak tahu wajah aslinya karena hanya membaca beritanya di detikinet, mungkin yang dimaksud adalah Raden Mas Roy Suryo.
Pesan yang ditinggalkan pelaku deface, “Selamat yeee pemerintah * suit suit *
kami mengucapkan selamat atas disahkannya UU ITE dan pornografi. Dengan ini kami menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap pemerintah. Buktikan UU ini
Buktikan UU ini dibuat bukan untuk menutupi kebodohan pemerintah. cihuyyyyyyyyyyy…..

Roy Suryo menuding “Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif.
We lha dalah… ngapain om Roy nyebut-nyebut blogger segala? Maksudnya apa blogger disandingkan dengan hacker?
Entah mengapa Roy Suryo seperti menyimpan dendam dengan blogger. Roy Suryo yang selama ini dikenal di televisi sebagai pakar TeleMatika mungkin merasa terkucil di dunia maya yang seharusnya menjadi dunianya orang telematika. Sedikit sekali opini masyarakat internet yang positif terhadap Roy Suryo, sebagian besar pendapat masyarakat di internet bernada sinis mengenai pakar perlendiran yang satu ini.
Roy Suryo sepanjang yang saya ketahui tidak memiliki website atau blog di internet, entah karena tidak bisa bikinnya atau takut diisi komentar-komentar negatif tentang dirinya. Roy Suryo selama ini memanfaatkan media televisi untuk menampilkan diri sebagai seorang pakar, ungkapan favoritnya adalah kontrol-A,kontrol-C,kontrol-V untuk menggambarkan mudahnya penyalinan suatu file komputer,suatu istilah yang membuat berdecak kagum masyarakat yang belum tahu komputer .
Roy Suryo telah banyak mempublikasikan hasil penelitiannya terhadap gambar-gambar porno sehingga tidak heran jika Roy Suryo sering disebut pakar pornomatika sesuai spesialisasi kepakarannya menentukan gambar porno itu asli atau palsu. Dengan disahkannya UU ITE yang mencakup pelarangan pornografi, bisa dipastikan Roy Suryo bakal kehilangan salah satu kegiatannya memelototi meneliti gambar porno.
Namun selain meneliti foto porno Roy Suryo juga pernah mengklaim menemukan video lagu Indonesia Raya 3 Stanza hasil copy-an dari komputer temannya, mungkin suatu saat nanti jika tidak ada lagi kerjaan om Roy akan mengungkap Lagu Kucing Garong 5 Stanza :D






yang mau ngontak si RoySur. hahaha

KRMT Roy Suryo Notodiprojo
roy@indo.net.id
YC2VRS
0811-28-2811 / 081-888-2811
0888-110-2811 / 0815-990-2811
081-2828-2811 / 0852-1700-2811
08131-0000-166 / 0274-747-2811
Fax : 0274-589440
Ayo hancurkan penipu macam Roy Suryo yang merugikan bangsa dan negara Indonesia, dan Dukung terus yang benar-benar IT seperti Pak Onno W Purbo.





*tambahan:
ada game lucu-parah. hahha
http://www.pictogame.com/play/game/UlQkSj03bzu9_smash

16 comments:

  1. sepertinya.
    ramai diomongin nih meskipun udah dari dulu sih..
    abisan, pembencinya banyak bener di dunia maya. hahha

    ReplyDelete
  2. Dotta Dotta, kalo gak suka gak usah diomongin aja!!
    Emang Roy Suryo gitu kan? Mau gimana lagi.
    Gue males liatnya,
    hahahahaha...

    ReplyDelete
  3. wah pnjang banget penjelasan nya,. ada sumber nya ga dot???

    ReplyDelete
  4. roy suryo orag paling sok tahu di dunia...paling2 dia juga kalah ma anak2 sd buat urusan telematika....he3x...cuma pgn cri popularitas ajah tuh dia...banyak nguap2 di TV..

    ReplyDelete
  5. bacanya ampe kicer gw :s

    banci kamera..
    kmarenan msii nongol d tv..
    urat malunya uda ptus x yak tuu makhluk..??

    ReplyDelete
  6. wah2 kok hacker yang disalahin,kan yg perusak itu harusnya bukan disebut hacker tapi cracker,para komunitas hacker merasa dirugikan nih,padahal kan cracker yg begitu bukan hacker,roy suryo emg sialan,perbedaan cracker ma hacker ja ga tau,.... x(

    ReplyDelete
  7. ya saya setuju itu masak kita yang kena imbah roy suryo tidak halny seperti otang yang sok tau,iri , atas karya2 orang lain

    ReplyDelete
  8. coba lo buka tolololpedia.wikia.com/wiki/Roy_Suryo

    ternyata google udah gk mau nemuin roy suryo lagi
    coba buka www.google.co.id trus search "temukan roy suryo" (tanpa kutip) abis itu klik I'm feeling lucky/saya lagi beruntung

    ReplyDelete
  9. semakin kita benci pada seseorang,, semakin kita jadi seperti dirinya,, (liat di pilem yang lupa judulnya),, :p

    ReplyDelete
  10. harusnya pas roy asu itu bilang ""kan ada software buat tau metadatanya udah diedit atau
    belum … ". km tnyain , mang software nya nmanya pa??? trus suruh roy buktiin...pasti gagap dia..... =))

    ReplyDelete
  11. bookmarked!!, I love your blog!
    Here is my blog cigarettes online

    ReplyDelete
  12. Dan sekarang terpilih jadi Menpora ya?
    Wah, mo jadi apa pemuda Indonesia :(

    ReplyDelete
  13. jadi menpora... jelas sekali sibuya ingin mencari aman..

    240 juta rakyat indonesia memangnya tidak ada yang benar2 berkompetensi untuk jadi menpora..

    berharap 2013 cepat berlalu

    ReplyDelete
  14. Swiming is the best exercise in summer and running in winter
    QU-IT & QU

    ReplyDelete

drop it comments,fellas!

:)

Related Posts with Thumbnails
}